Showing posts with label Meletus. Show all posts
Showing posts with label Meletus. Show all posts

Wednesday, August 26, 2009

Merapi Meletus Lagi

http://rovicky.files.wordpress.com/2006/10/merapi7.jpg

Gunung Merapi memuntahkan awan panas lagi pada Kamis sore pukul 16.40 WIB kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta Subandriyo di Yogyakarta

Awan panas kali ini tergolong masih cukup kecil dengan radius luncuran mencapai sekitar 3,5 kilometer (km) dari puncak Gunung Merapi.

Luncuran awan panas tersebut akan diikuti dengan munculnya magma dan pembentukan kubah lava baru yang belum terlihat pasca letusan pertama lalu.

Description: Merapi Meletus Lagi Rating: 5.0 Reviewer: garry bale ItemReviewed: Merapi Meletus Lagi

Saturday, July 4, 2009

Gunung Merapi Meletus Lagi Sekitar Pukul 01.00


Sekitar pukul 01.00 gunung merapi kembali mengeluarkan awan panas dan suara-suara ledakan yang terdengar sampai radius 20km.
Description: Gunung Merapi Meletus Lagi Sekitar Pukul 01.00 Rating: 5.0 Reviewer: garry bale ItemReviewed: Gunung Merapi Meletus Lagi Sekitar Pukul 01.00

Wednesday, May 6, 2009

Misteri Sosok Gaib Sebelum Merapi Meletus


Sosok misterius itu muncul beberapa saat sebelum Merapi memuntahkan isi perutnya, Selasa (26/10/2010) lalu. Ponimin –orang yang diminta GKR Hemas menjadi juru kunci Merapi menggantikan Mbah Maridjan– dan istrinya sedang duduk di ruang tamu rumahnya yang terletak di Dusun Kinahrejo atau kurang lebih 100 meter dari rumah Mbah Maridjan.

Ponimin, 50-an tahun, memegang gepokan uang sebesar Rp 25 juta. Dari jumlah itu, Rp 15 juta diberikan isterinya untuk membayar hutang bisnis kayu yang ditekuninya selama ini. Sedangkan sisanya, Rp 10 juta baru saja akan dimasukkan ke tas ketika suara gemuruh tedengar dari Merapi.
Ponimin dan istrinya bangkit dari duduknya. Bukan untuk mengungsi. Ponimin bergegas menuju kebun untuk mengambil daun awar-awar dan dadap serep.

Dua daun itu dipercaya bisa digunakan untuk tolak bala. Sedangkan istrinya, Yati, keluar rumah membaca ayat suci al Qur’an.
Saat itulah, Yati berkisah, dirinya dikejutkan kemunculan sosok misterius. “Tiba-tiba ada sosok tua berpakaian Jawa berdiri di depan saya. Orang itu mengatakan akan mengobrak-abrik keraton Yogya,” cerita Yati kepada GKR Hemas yang menemuinya di rumah pengungsiannya di Dusun Ngenthak, Kelurahan Umbulmartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Kamis (28/10) siang.
Dengan sedikit gemetaran Yati pun mencegah keinginan sosok orang tua gaib itu. “Ojo (jangan),” kata Yati.
Sosok orang tua dengan api menyala-nyala di belakangnya itu kemudian menghilang. Yati pun masuk ke dalam rumah karena dari atas Gunung Merapi ia melihat ada api yang meluncur ke bawah. Pun Ponimin. Keduanya pun berlindung di dalam rumahnya bersama anak-anaknya. Mereka bersembunyi di dalam kamar.
Hawa panas tiba-tiba menerjang disertai angin kencang dan debu. Di dalam rumah, keluarga ini masuk ke kamar dan berlindung di balik rukuh (mukena) milik Yati.
“Kami selamat, meski api berkobar-kobar di sekeliling kami. Atap rumah beterbangan. Kaca-kaca jendela pecah,” cerita Yati.
Setelah awan panas reda, mereka bergerak ke luar rumah. Namun tanah yang diinjak terasa panas. Mereka berhasil naik mobil di halaman rumah yang selamat dari amukan awan panas. Namun baru berjalan beberapa meter, ban mobil pecah karena meleleh. Mereka kembali masuk rumah.
Di dalam rumah mereka mengumpulkan tujuh bantal dan satu sajadah. Benda-benda itulah yang kemudian dijadikan “jembatan” untuk keluar dari rumah, menuju tempat aman.
Agak jauh dari rumah, mereka ditolong Tris, tetangganya yang juga selamat dan kemudian dilarikan ke RS Panti Nugroho di Pakem. Rukuh yang menyelamatkan nyawa Ponimin dan keluarganya itu kini disimpan. “Sudah ada yang nawar Rp 40 juta. Namun tidak saya kasih,” kata Yati.
Ponimin dan keluarga memilih kini mengungsi di rumah dokter Anna Ratih Wardhani di Dusun Ngenthak, Kelurahan Umbulmartani, Kecamatan Ngemplak, Sleman hingga saat ini. Selama mengungsi, dokter Anna merawat luka bakar di telapak kaki Ponimin. Akibat kedua telapak kakinya yang melepuh, Ponimin hingga saat ini hanya bisa duduk dan berbaring di kasur.
Di pengungsian ini, Yati masih bertanya-tanya, siapa gerangan sosok orang tua misterius yang muncul sebelum Merapi mengamuk itu.

sumber: http://tidakmenarik.wordpress.com/2010/10/29/misteri-sosok-gaib-sebelum-letusan-merapi/

Description: Misteri Sosok Gaib Sebelum Merapi Meletus Rating: 5.0 Reviewer: garry bale ItemReviewed: Misteri Sosok Gaib Sebelum Merapi Meletus
Bang Rizal Proudly Powered by Blogger